Review Loadbalancing PCC RB750Gr3 2 Line 200 Mbps

Kali ini saya berkesempatan, menulis sesuatu untuk di abadikan, siapa tau bermanfaat bagi yang memiliki pemikiran yang sama, dan topologi yang sama..

awal nya client saya menggunakan RB1100AHx2 sebagai core dan sekaligus distribusi dengan rata - rata user PPPOE Client dengan media client menggunakan wirelles..

seiring waktu dan client bertambah, RB1100AHx2 sedikit kewalahan dan mengakibatkan CPU membengkak..
Dikarenakan masalah itu tadi, akhirnya antara Core dan Distribusi di pisah, Core ditaroh di RB750Gr3 sedangkan distribusi, tetap di RB1100AHx2.

Topologi nya seperti ini


Service yang saya gunakan adalah..
1. Static Routing untuk Game Online
2. Loadbalancing selain koneksi game menggunakan metode PCC dengan classifier SRC Address
3. Routing RIP untuk tujuan full routing, artinya saya tidak menggunakan NAT di RB1100AHx2
4. Saya menggunakan bridge yang sudah full Hardware Offload. artinya CPU tidak terbebani lagi karena karena bridge biasa



Kesimpulan nya : ketika traffik sampe di 90 Mbps, CPU masih berkisar 32 Persen, menurut asumsi saya, ketika full sampe 200 Mbps, kira2 70 persen paling tinggi, hehehe..



Notes :
1. NAT hanya saya gunakan untuk masquerade di router RB750Gr3 , lah katanya gk pake NAT, kalo gk masquerade di RB750Gr3 yah gk bisa konek ke internet  wkwkwkkw..
2. Configurasi ini real digunakan di mesin produksi.

Semoga Bermanfaat

Subscribe to receive free email updates: